Minggu, 10 Oktober 2010

FILM LAYAR LEBAR "Sang Pencerah"

Kali ini, film yang menarik perhatian gue adalah film Sang Pencerah. Film berlatar belakang sejarah di akhir abad ke-19 yang menceritakan sepak terjang Muhammad Darwis, atau yang kemudian dikenal sebagai KH Ahmad Dahlan.

Sang Pencerah

Film yang berdurasi 112 menit ini ditulis dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Pada awal hingga pertengahan film, kita akan diajak mengikuti kisah Sang Pendiri Muhammadiyah dalam tempo yang cukup cepat.

Muhammad Darwis (Ikhsan Taroreh / Ikhsan Idol) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan setelah pulang dari Mekkah. Ahmad Dahlan kemudian diperankan oleh Lukman Sardi. Di usianya yang masih cukup muda (awal-awal 20-an), Ahmad Dahlan merasa gelisah atas pelaksanaan syariat agama Islam yang dinilainya melenceng ke arah bid’ah/sesat.

Ahmad Dahlan memulai pergerakannya dengan mengubah arah kiblat Masjid Kauman. Melalui pengetahuan geografi yang dimilikinya, Ahmad Dahlan menyadari bahwa arah kiblat tidak lurus ke arah barat. Hal ini memicu kemarahan Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) yang merupakan kyai penjaga tradisi. Akibatnya, surau milik Ahmad Dahlan kemudian dirobohkan karena dituding menyebarkan aliran sesat.
 
Aktifitas lain Ahmad Dahlan, yaitu membuka sekolah yang menggunakan kursi seperti di sekolah modern Belanda juga membuatnya dituding sebagai Kyai Kafir. Selain itu, tuduhan Kyai Kejawen juga dilemparkan kepadanya karena Ahmad Dahlan dekat dengan cendikiawan Jawa di Boedi Oetomo.Semua penolakan dan tuduhan tersebut tidak membuat Ahmad Dahlan mundur. 

Dengan didampingi istrinya, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan dukungan lima orang murid setianya, Fahrudin (Mario Irwinsyah), Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan untuk mendidik umat Islam yang saat itu berbaur dengan mistik kejawen agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman.
  
Ada dua nama dalam Sang Pencerah yang memulai debutnya sebagai pemeran film, yaitu Giring Nidji dan Ikhsan Idol. Menurut beberapa review yang gue baca, mereka berdua mampu bermain dengan baik. Sedangkan untuk nama-nama lain seperti Lukman Sardi, Zaskia A. Mecca, Slamet Rahardjo, Ikranegara dan Sudjiwo Tedjo, saya rasa kita sudah tahu bagaimana kualitas akting mereka.

Yang belum nonton filmnya... Buruan ke Bioskop dan Dukunglah Perfilm-an Indonesia yang Mendidik...! 
Salam Dari Gue... Hehehehe... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar