Setiba kita dibatas masa, akhir dari segala perjalanan kita di dunia. Nobat nafiri laksana gendang dan terompet panjang tiada bernada dan menjadi sunyi dan sepi. Roh dalam diri kita akan keluar dari jasad bagaikan sehelai daun kering yang berayunan layu menanti saat dibawa bayu (angina) menuju kehidupan nyata.
Bayangkan bagimu, kala itu Langit mendung dan hujan pun gerimis. Sayup – sayup terdengar sendu dan tangis melepas dirimu yang tak lagi bersama mereka yang hidup didunia ini. Bertitian bisikan kalimah nan suci dari setiap pelayat yang ingin melihat wajahmu untuk terakhir kalinya. Merka berdoa untuk mudahkan perjalanan terakhirmu ini
Berat mata memandang yang kau rasa didunia ini tidak seberapa, karena lebih Berat lagi tanggungan bebanan di akhirat sana. Perasaan dan praduga tak ada lagi, kendatipun sedzarah, Dosa pahala pastikan dikira, dihitung dan dibalas dengan balasan yang setimpal
Bagai terasa keresahan dijiwamu disaat kau dihantarkan menuju peristirahatan terakhirmu, Bagai terdengar suara menuntun kalbumu menuju tetap tinggalmu yang paling kekal. Tak ada satupun didunia ini yang akan bias kau bawa dan merubah keadaan hidupmu diakhirat walaupun yang kau bawa itu berharga didunia. Tak berharga puja dan puji dari orang-orang disekitarmu, yang kau butuhkan hanyalah pahala dari amalmu didunia dan doa mereka yang tulus.
Semua orang akan berpisah… Semua orang akan terpisah… Semua orang akan kembali kepada Tuhannya… Disaat masa itu datang, tak kan ada yang bisa menawarnya… Sebelum masa itu datang, waktumu masih banyak untuk membuat hal yang terbaik… Yang akan menghantarmu menuju Syurga-Nya…
Bayangkan bagimu, kala itu Langit mendung dan hujan pun gerimis. Sayup – sayup terdengar sendu dan tangis melepas dirimu yang tak lagi bersama mereka yang hidup didunia ini. Bertitian bisikan kalimah nan suci dari setiap pelayat yang ingin melihat wajahmu untuk terakhir kalinya. Merka berdoa untuk mudahkan perjalanan terakhirmu ini
Berat mata memandang yang kau rasa didunia ini tidak seberapa, karena lebih Berat lagi tanggungan bebanan di akhirat sana. Perasaan dan praduga tak ada lagi, kendatipun sedzarah, Dosa pahala pastikan dikira, dihitung dan dibalas dengan balasan yang setimpal
Bagai terasa keresahan dijiwamu disaat kau dihantarkan menuju peristirahatan terakhirmu, Bagai terdengar suara menuntun kalbumu menuju tetap tinggalmu yang paling kekal. Tak ada satupun didunia ini yang akan bias kau bawa dan merubah keadaan hidupmu diakhirat walaupun yang kau bawa itu berharga didunia. Tak berharga puja dan puji dari orang-orang disekitarmu, yang kau butuhkan hanyalah pahala dari amalmu didunia dan doa mereka yang tulus.
Semua orang akan berpisah… Semua orang akan terpisah… Semua orang akan kembali kepada Tuhannya… Disaat masa itu datang, tak kan ada yang bisa menawarnya… Sebelum masa itu datang, waktumu masih banyak untuk membuat hal yang terbaik… Yang akan menghantarmu menuju Syurga-Nya…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar