Sabtu, 30 Oktober 2010

SYAIR GUE : 3 : Bersabarlah Adik Kecilku (Special untuk Para Pengamen Kecil)

Disaat anak – anak seumurmu sibuk dengan belajarnya disekolah, engkau sibuk belajar mencari uang dijalanan. Disaat anak – anak seumurmu sibuk dengan berbagai macam permainan, engkau sibuk dengan alat musik sederhanamu. Disaat anak – anak seusiamu sibuk dengan canda tawa, engkau sibuk dengan kekerasan dan tempaan zaman. Disaat anak – anak seusiamu tidur dengan alas yang empuk, engkau hanya beralaskan kertas koran.

Setiap hari engkau terus berjalan menyusuri setiap jalan untuk mencari uang demi mempertahankan hidupmu. Dengan alat musikmu yang sederhana, yang berupa sepotong kayu yang dipakukan tutup botol minuman, engkau bernyanyi dengan senyum anak – anakmu. Engkau terus bernyanyi menghampiri setiap kendaraan untuk mengharap belas kasihan, terkadang suarumu itu telah mulai serak. Engkau terus bekerja menghibur mereka.

Tangan mungilmu selalu terulur disetiap kaca jendela mobil, namun yang memberi tak sebanyak kendaraan yang engkau hampiri. Hanya satu atau dua yang masih memiliki belas kasihan padamu. Apapun yang terjadi, engkau tetap tersenyum dalam tangis kesedihanmu.

Apapun yang terjadi, engkau tanggung sendiri, debu jalanan, matahari, hujan, menjadi saksi perjuanganmu. Kuharap hari esokmu tidak dijalan lagi. Hidup ini akan terus berputar silih berganti. Yakinlah tuhan akan selalu bersamamu… Dan doaku selalu kusebut dalam setiap sujudku agar engkau bisa merasakan indahnya kehidupan dan bergembira dengan teman seusiamu tanpa memendam pilu lagi…

Sabarlah adik kecilku...


Bersabarlah adik kecilku... Tuhan akan selalu bersamamu jika kamu yakin pada kuasa-NYA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar